Juli 19, 2011

Universal Studio Day (Day 2)

Pagi ini bangun, setelah jalan ke 7 Eleven beli sarapan gw balik hotel. Hari ini rencana mau ke Universal Studio Singapore (USS). Jam 11 kita turun dan kerespsionis nanyain informasi USS. Karena bukan weekend harga paket USS yang ditawarkan hotel $71/person. Lumayan mahal karena tiketnya sendiri sebenarnya seharga $41. Tapi karena emang dah niat gak papa deh. Total yang harus dibayar $142. Include jemputan PP dari hotel ke USS. Setelah membayar lebih kurang 15 menit jemputan berupa bus Sentosa Island pun dateng. Gue dan istri langsung naik. Ternyata bisnya kosong, tapi tetep jalan. Dan bis berjalan berhenti di setiap hotel. Tapi gak ada satupun orang yang naik, akhirnya bis segede itu hanya mengantar kami berdua ke Sentosa Island. Lama perjalanan dari hotel hingga Sentosa Island lebih kurang 30 menit. Sesampainya di tunel Sentosa Island kami berhenti, dan gue langsung menukarkan booking dengan tiket Universal Studio di loket K9. Lalu kami langsung menuju eskalator ke lantai atas dari Sentosa Island, karena disanalah USS berada.

Sesampai diatas terlihat landmark dari Universal Studio Singapore. Berfoto dulu di depan landmark, lalu kami langsung masuk. Walo gerimis, USS tetep rame. Gw langsung ngambil peta (always as my weapon). Yang pertama dikunjungi adalah Madagaskar. Ini seperti istana boneka di Dufan, tapi dari segi kualitas jauuuuhhhhh. Disini kami mengikuti cerita dari film Madagaskar. Dimulai dari tumpukan kotak yang bergoyang berisikan hewan-hewan yang terdampar di Madagaskar. Lalu memasuki cerita. Istana boneka nya gak statik. Ada monyet2 yang menyiram-nyiram air ke kami. 


Selesai dari Madagaskar, menuju berikutnya theater 4D Shrek. Theatre yang berbentuk istana Shrek ini kami masuki. Di dalam kami berdiri di sebuah layar, sebagai introduce dr film yang akan ditonton. Film dimulai dengan sebuah peri yang nongol tepat didepan mata. Dilanjutkan dengan cerita film Shrek. Kursi dari theatre ini selayaknya kursi jebakan, bisa nyembur air, mengeluarkan angin disaat Shrek berkejaran dengan musuh berkuda, hingga kaki kursi yang mengeluarkan seperti bulu ketika ada laba-laba yang berkeliaran. Tata lampu dalam theatre juga mengikuti cahaya dari film. Setelah selesai dari Shrek, kami melanjutkan perjalanan. Melewati Waterworld, Jurasic Park disini kami gak masuk karena isinya semacam roller coaster. Males.... lalu memasuki kawasan Mummy. Disini kami bertemu pasukan musuh dari Mummy. Sempet berfoto-foto. Lalu bertemu juga dengan pemeran film Journey the Center of the Earth. Perjalanan diteruskan, bertemu beberapa tempat utk berfoto ataupun aktor-aktor dari film. Setalah puas, kita makan dulu karena laper. O ya gw beli botol minuman panjang USS harganya $15. Kita makan di resto Madagaskar, karena kyknya cuma resto ini yang ada stiker Halalnya. Setelah itu kami lanjutkan perjalanan. Istri gw beli ponco karena hujan. 



Eh ketemu Charlie Caplin yang super usil.... perut gw dipukul pake tongkat kayunya. Oya tiap sesi photo bersama aktor, disini sangat tertib. Ada petugas yang menjaga agar pengunjung dapat antri ketika ingin berfoto. Jadi gak ada istilah rebut-rebutan. 

Lalu kami memasuki wahana Lights Camera Action by Steven Spielberg. Ini salah satu wahana yang paling gue suka. Introducing oleh Steven Spielberg, lalu kita memasuki seperti sebuah dermaga. Disana sudah ada set perahu, jendela besar dihadapan kami dan sebuah kota dibalik jendela. Dan lalu keluar suara, Lights, Camera.... ACTION !. Sesaat Turun hujan buatan yang sangatttt reall. Beserta badai. Air kolam didepan kami mulai bergoyang-goyang, kapal-kapal kecilpun ikut bergoyang. Sebuah televisi tua didepan kami menyiarkan berita tentang badai. Lalu gak lama tiang-tiang mulai runtuh dan menyebabkan kekacauan. Angin mulai bertiup sangat kencang. Jatuhnya lampu neon menyebabkan terbakar nya sebuah kayu dan menjalar kemana-mana. Hawa panas api pun hingga sampai di depan muka. Api bisa menjalar cantik di atas air. Gue liat disebelah kiri, sebuah tabung gas jatuh diatas api. Dalam hati ni kalo meledak ngagetin. Jendela besar didepan kami mulai bergoyang dan...... akhirnya jendela itu lepas terbang. Suasana mulai panik, Tabung gas yang tadi jatuh, melesat dan meledak. Ditengah kekacauan dari arah kiri, muncul sebuah kapal besar yang menabrak pintu dan mengarah tepat didepan kami. Dan ledakan demi ledakan terjadi, hingga kapal berhenti menabrak pagar pembatas penonton dan berhenti tepat didepan muka. Dan akhirnya scene itu pun selesai. Puasssssss..... Dahsyat banget !!!! Keluar dari sana ternyata hari mulai hujan.

Next gw pengen ke Waterworld, karena ini salah satu film Favorit gue. Awalnya gue kira ini isinya apaan, istri gw gak mau masuk lebih memilih menunggu didepan pintu masuk. Ketika masuk gue liat, ini cuma sekedar seperti nonton lumba-lumba di Gelanggang Samudera, dan gue keluar buat ngejemput istri gue. Karena didalam juga cuma duduk. Memasuki kawasan ini kita disuguhi setting markas dari Waterworld. Disini barisan tempat duduk telah ditandai, ada yang akan bener-bener basah, kena splash atau aman. Para stuntman mulai dengan memanaskan suasana. Setelah penonton penuh, suasana mulai memanas. Cerita pun dimulai. Dari diserbunya istana waterworld atau Dryland oleh para Smoker dan dikuasai. Adegan permainan jetski dan boat yang sangat memukau. Perkelahian dengan ketinggian 10 meter lebih, dimana para stuntman berjatuhan keair dari ketinggian tersebut. Hingga akhirnya Ulysses (Kevin Costner wannabe) muncul dari bawah air untuk menyelamatkan Helen (kaum Atol) dari para Smoker. Kejar-kejar dengan menggunakan jetski selayaknya difilm, atau ledakan ketika Ulysses terbang melewati drum-drum. Dan cerita diakhiri dengan mendaratnya pesawat terbang yang segede gaban masuk kedalam arena pertunjukan dan cukup mengagetkan. Ledakan-ledakan nya juga sangat dahsyat. Selesai dari Waterworld, akhirnya kita masuk ke kawasan souvenir untuk cari oleh-oleh. Lumayan banyak barang yang ditemukan, dari t-shirt, gantungan kunci, tas, magnet kulkas. 

Selesai semua jam menunjukkan pukul 06:15. Dan waktunya pulang. Menunggu bis, tepat jam 19:00 bis datang dan kita diantarkan pulang ke hotel. Sesampai dihotel, gue istrirahat bentar, lalu berjalan mencari makan malam. Enak juga jalan-jalan di pedesterian Singapura. Tapi bingung cari makanan halal, hingga akhirnya gue ketemu foodcourt di pinggir jalan. Disana ada penjual sate yang berjilbab, serta bosnya yang menggunakan baju Jogja. Setelah membeli sate gue pulang ke hotel. Makan malam lalu tidurrrrrrr :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar