Oktober 16, 2009

Persiapan Keberangkatan & Hari H itu datang juga....


Setelah melalui hari raya Idul Fitri yang menyenangkan, karena gw pulkam naik mobil berdua istri, sekalian pulkam sekalian jalan-jalan. Akhirnya hari keberangkatan semakin dekat.... gw sih taunya itu berangkat tanggal 7 Oktober, jadi santai-santai. Tiap hari kerjaan gw ngecek forecast untuk mengetahui cuaca dari Indonesia sampai ke Dusseldorf (tempat brenti terakhir di Jerman, karena bandara itu lebih dekat ke Eindhoven dibanding dari Amsterdam). Istri gw org yang paling berperan dalam persiapan barang2, karena emang gw orangnya cuek2an aja. Sampai pada akhirnya hari Senin 5 Oktober tiba-tiba dapat kabar bahwa berangkat hari Selasa naik Emirates Jggerrrr.... rasanya hati ini belum siap buat meninggalkan istri, karena gw siap buat tanggal 7 Oktober.

Belum lagi mental gw buat naik pesawat utk tanggal 7, akhirnya packing dadakan pun dikerjakan, dr cari koper yg amit-amit susahnya. Akhirnya tanggal 5 malam, gw packing dan beres. Siap buat besok, besok pagi-pagi sehabis nganter istri gw kekantor utk liat perkembangan terakhir keberangkatan dan dah fix malam ini tanggal 6 kumpul di bandara Suta jam 10. Pulang dr kantor jam 12 gw jemput istri. Tiap detiknya gw nikmatin bersama istri, karena kami baru akan bertemu 3 bulan kedepan. Tiap detik - menit berlalu..... sampai akhirnya harus bersiap mandi pada jam 6, sholat bareng jam setengah 8 akhirnya jemputan itu datang.... :(

Sesampai dibandara, langsung checkin, karena sudah melalui online jadi kami hanya memasukkan barang utk bagasi. Lalu kami kembali keluar, aku adalah orang yg paling banyak diantar oleh keluarga, dari kakak, om dan terutama istri tercinta. Dan pada jam setengah 11 tibalah saatnya utk berpisah.... dan kami pun masuk menuju ruang tunggu.

Perjalanan dari luar hingga ke ruang tunggu lumayan jauh dan banyak pengecekan dokumen, dr NPWP agar kami bebas fiskal, hingga barang bawaan yg secara detil diperiksa. Dan akhirnya sampailah diruang tunggu dimana pesawat Emirates yg segede gaban dah menunggu.
Jam 12 kami dipanggil untuk naik pesawat, kaki gw mulai dingin membayangkan perjalanan 8 jam pertama untuk sampai di DUBAI. Huaahhhhhhh...... setelah menelpon ortu, mertua dan istri aku masuk ke dalam pesawat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar